News
DJI Mini 5 Pro: Kamera 1 Inci, Terbang Lama & Transfer Cepat
Era baru drone konsumen ultra-ringan akhirnya tiba! DJI resmi merilis Mini 5 Pro, penerus serius dari lini Mini yang sudah lama ditunggu-tunggu para kreator. Dengan bobot hanya 250g, Mini 5 Pro membawa lompatan besar dalam kualitas. Ditenagai sensor CMOS 1 inci beresolusi 50MP, drone ini mampu merekam video 4K hingga 120fps dalam format H.265 10-bit 4:2:0, lengkap dengan opsi mode warna D-Log M, HLG, maupun normal. Semua hasil rekaman bisa langsung disimpan ke internal 42GB atau kartu microSD.
Salah satu peningkatan paling signifikan pada Mini 5 Pro ada di sektor kamera. Drone ini kini mengusung sensor CMOS 1 inci beresolusi 50MP, yang kemungkinan merupakan sensor utama dari DJI Air 3S. Lensa bawaan hadir dengan bukaan tetap f/1.8 dan panjang fokus 24mm (ekuivalen full-frame), memberikan sudut pandang 84°. Dengan jarak fokus minimum 50 cm, Mini 5 Pro mampu menghasilkan foto beresolusi tinggi hingga 8192 x 6144 (50MP) atau 12MP lewat teknologi pixel binning. Format foto yang didukung mencakup JPEG maupun DNG RAW, ditambah fitur burst shooting, AEB (automatic exposure bracketing), serta mode timer untuk fleksibilitas lebih dalam pengambilan gambar.
Gimbal mekanis 3-axis pada Mini 5 Pro menawarkan rotasi roll luas hingga 225° dengan dukungan perekaman vertikal sejati, memberikan fleksibilitas ekstra untuk menghasilkan konten kreatif, mulai dari video vertikal untuk media sosial hingga panorama yang lebih imersif. Drone ini juga mampu merekam video hingga resolusi 4K 120fps, menghasilkan gambar yang tajam dan halus. Ditambah dengan sistem penginderaan visual omnidirectional terbaru, penerbangan menjadi jauh lebih aman dan stabil, bahkan dalam kondisi cahaya minim.
Mode video pada DJI Mini 5 Pro kini lebih bertenaga, dengan dukungan perekaman hingga 4K 120fps atau 4K 60fps HDR. Pilihan frame rate yang tersedia cukup lengkap:
- 4K (3840×2160): 24/25/30/48/50/60/120fps
- FHD (1920×1080): 24/25/30/48/50/60/120/240fps
Perlu dicatat, rekaman di atas 60fps secara otomatis diputar sebagai video slow-motion dengan frame rate dasar lebih rendah. Untuk kualitas gambar, Mini 5 Pro menawarkan bitrate maksimum hingga 130Mbps. DJI bahkan mengklaim drone ini mampu menghasilkan dynamic range hingga 14 stop dalam mode HDR, meski untuk pengujian lebih akurat dalam mode D-Log M, mereka menyarankan pengujian lanjutan di laboratorium CineD. DJI Mini 5 Pro menawarkan tiga mode warna: D-Log M dan HLG (ISO maks. 3200, 10-bit H.265) untuk workflow profesional, serta Normal mode (ISO maks. 12800, 8-bit H.264 di FHD atau 10-bit H.265) untuk penggunaan umum. Fitur baru seperti Med-Tele 48mm mode dan portrait optimization juga hadir untuk zoom digital lebih tajam dan hasil potret dengan warna kulit lebih natural.
Dengan bobot lepas landas sekitar 250g (±4g) menggunakan baterai Intelligent Flight standar, DJI Mini 5 Pro masuk kategori C0 di Uni Eropa. Namun, pengguna bisa mengajukan upgrade ke kelas C1 melalui aplikasi DJI Fly. Waktu terbang maksimal dengan baterai ini mencapai 36 menit, meski durasi realistisnya sekitar 21 menit. Untuk opsi lebih lama, tersedia Intelligent Flight Battery Plus (tidak dipasarkan di Eropa) dengan kapasitas lebih besar, memungkinkan terbang hingga 52 menit atau sekitar 33 menit dalam penggunaan nyata.
Dari sisi penyimpanan, drone ini kini membawa internal storage 42GB dan mendukung microSD hingga 1TB. Transfer file bisa dilakukan lewat USB-C atau secara nirkabel. Fitur Off-State QuickTransfer memanfaatkan remote wake-up via aplikasi DJI Fly dalam jangkauan Bluetooth, sehingga file dapat dipindahkan hingga kecepatan 100 MB/s melalui Wi-Fi 6.1 tanpa perlu menyalakan drone atau remote controller. Bahkan saat aplikasi berpindah ke background, proses unduhan tetap berjalan otomatis.
Dapatkan DJI Mini 5 Pro sekarang di Sinar Photo!
More News
- Mirip Roll Film 35mm, Ternyata Kamera Digital Mini! OPT100 Neo Film Bikin Nostalgia Jadi Nyata!
- Yashica Siap Hadirkan Camcorder 4K Terjangkau Lewat Kickstarter
- Rumor Nikon Z9 II: Sensor 46MP, ISO 32, dan Video 8.3K 60p Siap Guncang 2026
- Rumor Insta360 Ace Pro 3: Spesifikasi, Harga & Perkiraan Rilis 2026
- Insta360 Luna Resmi Diumumkan, Siap Tantang DJI Osmo Pocket 3
- Review Sony A7 V: Hybrid Canggih untuk Foto & Video!
- Ricoh GR IV HDF Resmi Dikonfirmasi, Hadirkan Karakter Visual Unik
- DJI Perkenalkan RS 5, Fokus Stabilisasi dan Tracking Pintar
- Fujifilm X-Pro 4: Akankah Penantian Panjang Ini Terbayar?
- Rumor Kamera Canon 2026: Fokus Video, Vlogging, dan Inovasi Sensor






