News
Ricoh secara resmi mengumumkan kehadiran Ricoh GR IV HDF, varian terbaru dari lini kamera compact premium GR. GR IV HDF dibangun di atas platform Ricoh GR IV standar, namun membawa satu pembeda utama yang ditujukan bagi fotografer kreatif: Highlight Diffusion Filter (HDF) bawaan.
DJI secara resmi meluncurkan DJI RS 5, gimbal terbaru dalam lini profesionalnya. Dirancang untuk solo operator dan tim produksi skala kecil, RS 5 meneruskan fondasi seri RS sebelumnya dengan fokus pada pelacakan subjek yang lebih cerdas, stabilisasi yang semakin kuat, serta pengoperasian harian yang lebih praktis.
Rumor mengenai Fujifilm X-Pro 4 telah beredar lebih dari dua tahun, namun hingga 2025 belum ada tanda-tanda kehadiran kamera rangefinder APS-C premium ini. Dengan X-Pro 3 yang terakhir kali dirilis pada akhir 2019, 2026 kini dipandang sebagai waktu yang paling masuk akal bagi Fujifilm untuk akhirnya memperkenalkan penerusnya.
Sepanjang 2025, rumor Canon didominasi oleh perangkat video dan vlogging. Hal ini sejalan dengan produk yang telah dirilis tahun ini, seperti PowerShot V1, EOS R50 V, EOS R6 Mark III, hingga kamera sinema EOS C50. Lalu, rumor mana yang paling berpotensi terwujud pada 2026?
Sony mengejutkan pasar dengan merilis RX1R III tanpa rumor, hampir 10 tahun setelah RX1R II. Hal ini memunculkan spekulasi: apakah Sony akan kembali membuat kejutan serupa di lini full-frame E-mount video dengan penerus A7S III? Hingga kini, A7S IV masih belum jelas arah kehadirannya. Simak penjelasannya disini!
DJI Osmo Pocket 4 yang tengah ramai dirumorkan digadang-gadang siap mengguncang pasar kamera vlogging. Kamera ini disebut akan membawa dua inovasi utama, yaitu konfigurasi kamera ganda dan layar kedua. Sistem dual-camera memungkinkan perekaman dari arah depan dan belakang secara bersamaan, solusi ideal untuk merekam aksi sekaligus reaksi secara real time.
Tahun 2025 menjadi momen yang cukup unik bagi GoPro. Untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade, GoPro tidak merilis seri Hero Black terbaru. Meski begitu, GoPro menegaskan bahwa lini andalannya ini belum berakhir melainkan sedang recharge. Sepanjang 2025, GoPro justru menghadirkan produk lain seperti GoPro Max 2 dan GoPro Lit Hero.
Ricoh resmi memperkenalkan GR IV Monochrome, versi hitam-putih dari kamera compact enthusiast GR IV. Kamera ini menggunakan sensor BSI CMOS 26MP dan lensa 28mm ekuivalen f/2.8 yang sama dengan versi warna, namun dirancang khusus untuk fotografi monokrom tanpa kemampuan warna sama sekali.
Fujifilm Jepang kembali menghadirkan terobosan menarik lewat peluncuran Instax Mini Evo Cinema, kamera hybrid terbaru dalam keluarga Evo. Kamera ini menggabungkan fungsi kamera digital, perekaman video pendek, dan cetak instan Instax dalam satu perangkat. Berbeda dari seri Evo sebelumnya yang berfokus pada foto, Mini Evo Cinema membawa konsep baru dengan mengubah klip video menjadi kenangan fisik yang dapat diakses kembali melalui QR code.
Avangarde Mica II adalah kamera mini praktis untuk merekam momen harian secara simpel. Dengan desain ultra-compact dan bobot hanya 18 gram, kamera ini mudah dibawa ke mana saja. Meski kecil, Mica II mampu merekam 1080p Full HD, dilengkapi layar 0.96 inci, 6 filter kreatif, dan lampu LED untuk kondisi minim cahaya.
Escura SnapRoll Film Simulation Digital Camera Blind Box adalah kamera mini bergaya gantungan kunci yang memadukan teknologi digital dengan nuansa analog klasik. Dilengkapi simulasi film 135, kamera ini menghasilkan warna retro bernuansa nostalgia sekaligus tampil sebagai fashion statement yang praktis dibawa ke mana saja. Konsep blind box dengan 6 desain dan 1 versi misteri menjadikannya item koleksi yang fun.
Blackmagic Design merilis Blackmagic Camera 10.0, pembaruan firmware yang menghadirkan fitur pre-record hingga 10 menit serta perekaman audio 4 channel untuk kamera URSA Broadcast G2, PYXIS 6K, dan PYXIS 12K. Peningkatan pada fitur pre-record memungkinkan kamera menyimpan rekaman sebelum tombol record ditekan, dengan pilihan durasi 5 detik hingga 10 menit yang otomatis ditambahkan ke awal klip.
Kodak PIXPRO FZ55 adalah kamera digital compact yang dirancang untuk pengguna kasual yang menginginkan kemudahan, kepraktisan, dan kualitas gambar yang solid dalam satu perangkat ringkas. Kamera ini cocok untuk mengabadikan momen harian, traveling, hingga acara keluarga tanpa perlu pengaturan yang rumit.
Kodak Pixpro C1 adalah kamera point-and-shoot terbaru yang dirancang untuk kreator konten dan pengguna kasual yang menginginkan kamera ringkas, terjangkau, dan mudah digunakan. Mengusung desain retro era 2000-an dengan teknologi modern, kamera ini praktis untuk mengabadikan momen harian, termasuk untuk vlogging dan selfie.
Bangkitnya tren fotografi analog membuat kamera film kembali diminati karena nuansa klasik yang khas. Menjawab tren ini, KODAK Snapic A1 hadir sebagai kamera film 35mm saku yang memadukan desain ringkas, kemudahan penggunaan, dan karakter autentik film Kodak cocok untuk pemula maupun penggemar film.
DJI Zenmuse L3 hadir sebagai inovasi penting dalam teknologi pemetaan udara berbasis LiDAR. Perangkat ini dirancang untuk menjawab kebutuhan survei dan pemetaan skala besar yang menuntut akurasi tinggi, jangkauan luas, serta efisiensi operasional. Dengan menggabungkan sistem LiDAR jarak jauh, kamera resolusi tinggi, dan integrasi penuh dalam ekosistem DJI Enterprise, Zenmuse L3 menawarkan workflow pemetaan yang lebih cepat dan presisi.
Insta360 resmi memperkenalkan Antigravity A1, drone pertama di dunia yang dibekali kamera 360 beresolusi 8K bawaan. Produk ini juga menandai debut brand Antigravity, hasil kolaborasi Insta360 dengan mitra globalnya. Meski spesifikasi lengkapnya belum dirilis, berbagai preview sudah menunjukkan kemampuan unggulan drone ini.
Empat tahun setelah peluncuran Sony A7 IV, Sony akhirnya memperkenalkan Alpha A7 V sebagai generasi penerus di lini kamera hybrid andalannya. Menjawab tantangan itu, Sony menghadirkan A7 V dengan serangkaian peningkatan penting, mulai dari sektor sensor hingga pengembangan sistem AI yang kini bekerja lebih cerdas dan responsif.
AUKEY RD-880 Cinex Go mampu menampilkan proyeksi dengan dukungan resolusi hingga 1920x1080p atau Full HD, meskipun modul LED utamanya bekerja pada resolusi 1280x720p. Dengan kemampuan menampilkan layar hingga ukuran 140 inci, proyektor ini sangat ideal untuk menikmati film maupun menampilkan presentasi di ruangan dengan pencahayaan minim.
Insta360 memperkenalkan beragam produk dan paket baru untuk kamera aksi Ace Pro 2 yang dikembangkan bersama Leica. Rangkaian ini mencakup lensa tambahan, grip terbaru, profil warna Leica yang lebih kaya, hingga Pocket Printer portabel yang unik membuat Ace Pro 2 menjadi kamera aksi pertama di dunia yang juga dapat berfungsi sebagai kamera instan.
DJI merilis Osmo Action 6, action camera pertama yang punya bukaan lensa bisa diatur dari f/2.0 sampai f/4.0 dan memakai sensor besar 1/1.1 inci dengan ukuran piksel 2.4μm. Kamera ini mampu menghasilkan detail dan warna yang lebih luas, merekam 4K hingga 60fps, dan 4K 120fps untuk rasio 4:3. Sudah mendukung 10-bit D-Log M, punya dua layar sentuh OLED terang 1000 nit, tahan air sampai 20 meter, dan dilengkapi memori internal 50GB.
Hollyland memperkenalkan Webcam Lyra 4K UHD sebagai solusi yang mengisi celah antara harga konsumen dan kualitas pencitraan profesional. Webcam ringkas ini membawa sensor CMOS 50MP berukuran 1/1,5 inci dengan aperture F1.8, mampu menghasilkan video UHD 4K30 dan 1080p60, serta dilengkapi penerima mikrofon nirkabel LARK A1 dengan audio 48kHz/24-bit.
DJI kembali mencuri perhatian dengan merilis DJI Neo 2, drone kecil yang hadir dengan peningkatan signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. Mengusung desain yang ringan serta teknologi yang lebih matang, Neo 2 memberikan pengalaman terbang yang lebih menyenangkan dan tetap aman untuk semua pengguna, bahkan bagi pemula. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasan spesifikasi DJI Neo 2 yang perlu Anda ketahui!
DJI secara resmi memperkenalkan Osmo Mobile 8. Di generasi kedelapannya ini, gimbal tersebut hadir dengan berbagai peningkatan yang belum pernah ada pada versi sebelumnya. Osmo Mobile 8 menjadi stabilizer smartphone pertama yang menawarkan tiga jenis pelacakan subjek berbeda.
Canon kembali menarik perhatian dunia fotografi lewat peluncuran resmi Canon EOS R6 Mark III, kamera mirrorless full-frame terbaru yang hadir dengan peningkatan besar pada sektor sensor, performa kecepatan, dan fitur videonya. Dirancang untuk menjadi jembatan antara fotografer antusias dan profesional, kamera ini menawarkan kinerja gesit serta kualitas gambar superior dalam satu bodi yang kokoh dan andal.
Insta360 X4 Air adalah anggota terbaru dari seri X yang dikenal ringkas dan super ringan. Kamera ini dibekali fitur-fitur kelas atas seperti perekaman 360 berkualitas tinggi dan teknologi AI pintar yang memudahkan kreator untuk mengambil dan membagikan video keren dengan cepat dan praktis. Simak informasi lengkapnya disini.
Seiring dengan peluncuran Fujifilm X-T30 III, Fujifilm juga merilis lensa zoom terbaru di lini seri X, yaitu Fujinon XC 13-33mm f/3.5-6.3 OIS. Lensa ini hadir sebagai lensa zoom paling ringkas dan ringan di seluruh jajaran seri X. Fujinon XC 13-33mm f/3.5-6.3 OIS memiliki panjang fokus setara 20-50mm dalam format 35mm, menjadikannya cocok untuk fotografi serbaguna, perjalanan, dan lanskap.
Lini kamera Fujifilm X yang terus berkembang kini mendapat pembaruan terbaru, Fujifilm X-T30 III. Pada generasi ketiganya, kamera ringkas bergaya SLR entry-level ini mendapatkan peningkatan signifikan, terutama di sisi video selain tetap tangguh untuk fotografi. Simak reviewnya disini!
Hollyland resmi merilis Vcore, aksesori kamera berukuran ringkas yang memungkinkan pengguna mengubah smartphone iOS atau Android menjadi monitor kamera profesional. Perangkat ini dapat terhubung ke kamera melalui HDMI dan ke smartphone lewat USB-C atau Lightning. Tak hanya itu, Vcore juga berfungsi sebagai pemancar video nirkabel, mendukung hingga empat smartphone/tablet atau dua receiver dari seri Hollyland Pyro secara bersamaan.
DJI, yang dikenal luas melalui inovasi drone udaranya, kini memasuki pasar smart home dengan meluncurkan seri ROMO, terdiri dari Romo P, Romo A, dan Romo S yang masing-masing menggabungkan teknologi unggulan drone ke dalam robot pembersih lantai. Seri ini ditujukan bagi pemilik rumah yang melek teknologi dan penggemar otomasi, menawarkan kemampuan menghindari rintangan hingga tingkat milimeter, stasiun pembersih otomatis premium, serta operabilitas adaptif untuk berbagai kebutuhan rumah tangga.
ujifilm secara resmi meluncurkan Instax mini LiPlay+, kamera instan hibrida terbaru yang dibekali dengan beragam pembaruan menarik seperti dual camera, fitur perekaman suara yang lebih canggih, serta desain yang disempurnakan. Model ini merupakan evolusi dari lini Instax mini LiPlay, yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2019 melalui model Mini LiPlay.
Fujifilm Indonesia resmi meluncurkan varian warna terbaru dari kamera hibrida populer mereka, Instax Mini Evo, yang kini hadir dalam warna Gentle Rose. Warna lembut nan elegan ini melengkapi dua pilihan sebelumnya, yaitu hitam dan cokelat yang memberikan lebih banyak opsi bagi pengguna di Indonesia untuk mengekspresikan kepribadian dan gaya mereka. Varian Gentle Rose menghadirkan kesan anggun dan personal, menjadikannya pilihan sempurna baik sebagai aksesori gaya maupun hadiah istimewa.
Sony telah meluncurkan FE 100mm F2.8 G Master Macro, lensa prima G Master pertama dari Sony yang dirancang khusus untuk fotografi makro. Dengan pembesaran asli 1,4x, kompatibilitas dengan telekonverter untuk reproduksi ukuran asli hingga 2,8x, dan berbagai penyempurnaan untuk foto dan video, lensa ini bertujuan untuk menetapkan standar baru dalam fotografi jarak dekat.
Persaingan kamera aksi 360 semakin sengit tahun ini dengan hadirnya tiga pemain utama: GoPro Max 2, DJI Osmo 360, dan Insta360 X5. Ketiganya menawarkan kemampuan perekaman hingga 8K/30fps, fitur stabilisasi tingkat tinggi, dan desain tangguh yang siap digunakan di berbagai medan. Namun, masing-masing memiliki keunggulan tersendiri.
Saat GoPro mengumumkan pengembangan penerus dari kamera 360 Max yang pertama kali dirilis pada 2019, antusiasme langsung mencuat di kalangan penggemar dan professional. Kini, GoPro Max 2 hadir sebagai penantang serius yang menawarkan peningkatan pada kualitas gambar serta fitur pengeditan yang intuitif, menjadikannya alat ideal untuk menghasilkan konten yang siap dibagikan.
Bersamaan dengan peluncuran kamera 360 barunya, Pro 2 Max, GoPro juga menghadirkan Lit Hero, kamera action ringkas yang mirip dengan seri Hero entry level, tetapi kini dilengkapi lampu LED bawaan. Dengan peningkatan kualitas gambar dan harga yang berada di antara seri Hero dasar dan Hero 13 kelas atas, kamera ini bisa jadi pilihan menarik bagi para kreator dan vlogger.
DJI Osmo Nano merupakan kamera action modular terbaru dengan bobot super ringan hanya 52 gram. Kamera ini bisa dipasangkan secara magnetis dengan multifunctional vision dock berlayar sentuh OLED untuk menambah fungsinya. Ditenagai sensor 1/1.3 inci, perangkat ini tersedia dengan pilihan penyimpanan internal 64GB atau 128GB. Kemampuannya dalam merekam pun cukup mumpuni, mulai dari format 4K 4:3 hingga 50fps, 4K UHD hingga 60fps, hingga slow motion 4K sampai 120fps.
Era baru drone konsumen ultra-ringan akhirnya tiba! DJI resmi merilis Mini 5 Pro, penerus serius dari lini Mini yang sudah lama ditunggu-tunggu para kreator. Dengan bobot hanya 250g, Mini 5 Pro membawa lompatan besar dalam kualitas. Ditenagai sensor CMOS 1 inci beresolusi 50MP, drone ini mampu merekam video 4K hingga 120fps dalam format H.265 10-bit 4:2:0, lengkap dengan opsi mode warna D-Log M, HLG, maupun normal.
Kodak kembali menghadirkan gebrakan unik lewat produk terbarunya: Kodak Charmera Blind Bag Keychain Camera. Kamera digital mini berbentuk gantungan kunci ini hadir dengan nuansa nostalgia kuat, seakan membawa kita kembali ke era 80-an. Tidak hanya mengandalkan desain mungil dan estetik, kamera ini juga memadukan kesederhanaan fotografi jadul dengan sentuhan teknologi modern.
Canon telah mengumumkan EOS C50, entri terbaru dalam lini kamera sinemanya, yang hadir dengan sensor full-frame baru sepenuhnya dan mampu merekam hingga 7K 60p. Canon menyebut ini sebagai kamera sinema terkecil dan teringan di jajaran produknya. Meski berukuran ringkas, kamera ini tetap dibekali banyak fitur yang diharapkan dari sebuah kamera sinema, seperti perekaman Raw internal, port HDMI ukuran penuh, serta kipas untuk pendinginan aktif.
Nikon akhirnya merilis ZR, kamera perdana hasil akuisisi Nikon-RED, yang langsung menjadi sorotan. Alih-alih mengikuti pola yang sudah ada, kamera ini hadir dengan karakter uniknya sendiri. ZR mengombinasikan fitur-fitur sinema kelas atas yang belum pernah ditemui di kelas harga ini dengan teknologi hybrid khas seri Nikon Z.
Hollyland, produsen berbagai perangkat audio/video berkualitas, mengumumkan kamera live streaming all-in-one terbaru mereka, VenusLiv Air. Kamera ini dilengkapi dengan sensor gambar CMOS Type 1/1.3 beresolusi 50 megapiksel yang dipasangkan dengan lensa built-in custom 25mm (ekuivalen) f/1.05. Kombinasi ini menjanjikan warna yang nyata dan kejernihan luar biasa, bahkan dalam kondisi minim cahaya. Hollyland menargetkan kamera barunya untuk kreator konten, podcaster, dan live streamer.
DJI baru saja meluncurkan mikrofon wireless terbaru mereka, Mic 3, yang ditujukan untuk para kreator konten dan profesional. Masih dengan desain kecil bergaya lavalier, Mic 3 kini hadir dengan banyak peningkatan. Mikrofon ini bisa dipakai hingga 400 meter dan tetap stabil meski ada gangguan sinyal, karena mampu berpindah otomatis antara frekuensi 2.4GHz dan 5GHz. Kalau tiba-tiba ada interferensi, setiap transmitter bisa langsung merekam audio secara internal sebagai cadangan.
Ricoh GR IV adalah kamera compact untuk fotografer yang dibangun dengan sensor APS-C 26MP dan lensa fixed 28mm ekuivalen F2.8. Kamera ini merupakan generasi keempat dalam seri GR (meskipun sebelumnya ada seri panjang GR Digital dan model film), serta menghadirkan kembali beberapa elemen dari kamera GR terdahulu yang sempat dihilangkan pada pendahulunya.
Insta360 semakin serius menggarap ekosistem aksesoris pendukung kameranya. Setelah sukses dengan lini kamera aksi seperti X5 dan Ace Pro 2, kini mereka meluncurkan Insta360 Mic Air, sebuah mikrofon wireless yang ringkas, ringan, dan terjangkau. Kehadirannya dirancang khusus untuk kreator video yang ingin meningkatkan kualitas audio tanpa repot dengan perangkat besar dan mahal.
Insta360 resmi memperkenalkan Go Ultra, kamera aksi mini terbaru yang digadang-gadang sebagai perangkat paling canggih yang pernah mereka rilis. Berbekal sensor generasi baru serta prosesor yang lebih bertenaga, Go Ultra diklaim mampu menghasilkan kualitas gambar yang melampaui kamera aksi mini lainnya di pasaran, termasuk Insta360 Go 3S yang diluncurkan tahun lalu.
Bersamaan dengan peluncuran Fujifilm X-E5, Fujifilm juga menghadirkan lensa terbaru, Fujinon XF 23mm f/2.8 R WR. Lensa ini memiliki desain yang sangat ringkas, hanya sepanjang 2,4 cm dengan bobot 90 gram. Berkat dimensinya yang tipis, lensa ini kerap dijuluki sebagai pancake lens. Kehadirannya sudah lama dinantikan oleh para pengguna kamera Fujifilm, khususnya model compact bergaya viewfinder seperti seri X-M, X-E, dan X-PRO.
Insta360 mengumumkan X5 Satin White Limited Edition 360-degree camera, desain baru yang elegan untuk kamera andalan mereka. Untuk menandai peluncuran ini sekaligus menguji filter neutral density (ND) terbaru, Insta360 langsung meluncurkan kamera X5 berwarna putih ini ke lapisan stratosfer atas, hampir 40 km di atas permukaan bumi. Insta360 X5 Satin White menawarkan kemampuan pemotretan dan fitur yang sama seperti X5 standar yang dirilis pada bulan April lalu.
Antigravity, merek drone baru yang dikembangkan oleh tim Insta360, akan meluncurkan drone pertama mereka pada Agustus dengan fitur unik: tangkapan gambar 360 derajat beresolusi 8K dalam bodi ultra-ringan di bawah 249 gram. Antigravity fokus pada pengalaman pengguna dan kreativitas, serta menyasar pengguna yang ingin membuat konten udara tanpa harus mempelajari kontrol rumit. Peluncuran ini menandai langkah baru yang berpotensi mengguncang pasar drone konsumen.
Tepat pada 31 Juli 2025, DJI secara resmi memperkenalkan Osmo 360, kamera 360 derajat pertamanya yang langsung mencuri perhatian para kreator dan penggemar teknologi. Dengan kemampuan merekam video 360 hingga resolusi 8K 50fps, Osmo 360 menjadi langkah besar DJI dalam menghadirkan pengalaman imersif berkualitas tinggi. Tak hanya itu, DJI juga mengklaim bahwa perangkat ini menjadi kamera pertama di dunia yang mampu merekam video 360 8K 30fps selama 100 menit nonstop.
Fujifilm kembali memperkuat lini kamera mirrorless bergaya rangefinder mereka dengan merilis X-E5, penerus dari model X-E4 yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2021. Dirancang untuk para penggemar fotografi yang menghargai desain retro namun tetap mendambakan teknologi terkini, X-E5 tampil sebagai kamera kelas menengah yang membawa banyak peningkatan, sekaligus mempertahankan filosofi desain klasik seri X-E.
Nanlite terus memperluas lini produk pencahayaan portabelnya yang ditujukan untuk para kreator konten yang aktif bergerak. Setelah sebelumnya merilis Pico, lampu RGBW mungil seharga $34.90 dengan berat hanya 130 gram, kini Nanlite meluncurkan Lumo, sebuah ring light lipat super ringan yang dirancang khusus untuk perangkat MagSafe.
GoPro kembali hadir dengan generasi terbaru kamera aksi 360-nya GoPro Max 2. Sebagai penerus GoPro Max yang diluncurkan pada 2019, versi terbaru ini membawa banyak pembaruan signifikan. Cocok bagi vlogger, petualang outdoor, kreator konten, hingga sineas digital, Max 2 dirancang untuk menghasilkan visual sinematik dari berbagai sudut dengan daya tahan yang andal dan desain yang fleksibel.
Setelah cukup lama menjadi bahan spekulasi, kamera ringkas terbaru dari Yashica akhirnya resmi diumumkan. Diberi nama Yashica City 300, kamera ini menghadirkan perpaduan menarik antara sensor beresolusi tinggi 50 megapiksel, lensa terang f/1.8, serta desain bodi yang kompak. Tak hanya unggul di fitur, City 300 juga ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau dibandingkan kompetitornya di kelas kamera kompak premium.
Sony kembali memperkuat posisinya sebagai inovator di industri video profesional dengan meluncurkan PXW-Z300, camcorder handheld terbaru dari lini XDCAM. Diumumkan menjelang perilisannya pada musim gugur 2025, kamera ini bukan sekadar penerus model sebelumnya, melainkan sebuah langkah besar menuju masa depan produksi video yang lebih aman dan canggih.
Panasonic resmi memperkenalkan generasi kedua dari lini kamera mirrorless full-frame mereka, Lumix S1 II. Model terbaru ini membawa peningkatan signifikan dalam kemampuan fotografi dan videografi berkat penggunaan sensor Partially Stacked BSI CMOS. Teknologi ini menghadirkan kecepatan baca data yang lebih tinggi serta kualitas gambar yang lebih baik, menjadikan S1 II sebagai rival kuat Nikon Z6 III, yang menggunakan jenis sensor serupa.
Sony resmi memperkenalkan RX1R III, kamera kompak full-frame terbarunya, pada 15 Juli 2025. Ditenagai sensor beresolusi 61MP, sistem autofocus berbasis kecerdasan buatan, serta lensa ZEISS Sonnar T 35mm f/2*, kamera ini menggabungkan kepraktisan dan kualitas gambar kelas atas. Artikel ini akan membahas berbagai fitur utama, keunggulan dan kekurangannya, serta alasan mengapa RX1R III menjadi opsi menarik bagi fotografer jalanan, pegiat travel, dan pencinta fotografi dokumenter.
Canon baru saja merilis firmware terbaru untuk jajaran kamera mirrorless EOS R Series. Lewat pembaruan ini, beberapa model tertentu mendapatkan fitur baru dan perbaikan bug minor. Model Canon EOS R1 dan EOS R5 Mark II akan menerima sejumlah peningkatan, seperti fitur bantuan panning, penyempurnaan pada Servo AF, mode pra-pemotretan berkelanjutan yang lebih baik, simulasi eksposur saat menggunakan flash, serta dukungan untuk kartu memori CFexpress hingga 8TB.
Pada pertengahan tahun 2025, Denpasar menjadi saksi rangkaian kegiatan penuh semangat dan kreativitas yang digagas oleh Sinar Photo. Tiga acara besar, yaitu Pameran Fotografi Sonar Academia Sentuhan, Photobooth Challenge, dan Flash Run 2025.
Saramonic memperkenalkan sistem mikrofon nirkabel terbaru mereka, Saramonic Air. Meski tampil dengan ukuran yang lebih kecil dan desain minimalis, mikrofon ini tidak mengesampingkan performa. Justru sebaliknya, Saramonic Air mengemas lebih banyak fitur daripada yang terlihat memberikan audio yang tetap jernih, tajam, dan stabil dalam berbagai kondisi.
Sigma baru saja merilis lensa terbarunya, Sigma 17-40mm f/1.8 DC Art, yang digadang-gadang sebagai penerus dari lensa legendaris 18-35mm f/1.8 DC HSM Art. Lensa sebelumnya dirancang untuk DSLR dan sempat menjadi primadona di kalangan videografer run-and-gun sejak pertama kali diluncurkan pada 2013.
Sony WH-1000XM6 diluncurkan untuk mempertegas posisi Sony sebagai merek unggulan dalam kategori headphone, tiga tahun setelah kehadiran model sebelumnya. Sesuai ekspektasi, WH-1000XM6 menghadirkan kualitas audio yang jernih dan ekspresif berkat driver baru berukuran 30mm serta prosesor QN3 terbaru. Prosesor ini dibekali teknologi noise shaper yang menyempurnakan proses konversi digital ke analog dan menghindari perubahan suara yang mendadak, memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih halus.
Selain LARK A1, Hollyland juga terus menghadirkan inovasi lainnya yang tak kalah menarik bagi para kreator konten. Salah satunya adalah LARK MAX 2, mikrofon nirkabel terbaru yang dirancang dengan fitur-fitur canggih untuk mendukung kebutuhan produksi audio profesional.
Hollyland akhirnya merilis secara resmi wireless microphone terbaru mereka, LARK A1. Mikrofon ini hadir dengan kualitas audio mumpuni beresolusi 48 kHz, 24-bit, dan mampu menangani tekanan suara hingga 120dB SPL. Transmitter (TX)-nya berdesain ringan dan dapat dipasang menggunakan magnet, dengan jangkauan transmisi hingga 200 meter (sekitar 650 kaki).
Sony memperkuat Cinema Line dengan meluncurkan Sony FX2 pada Mei 2025. Kamera hybrid ini dirancang untuk kreator konten, filmmaker, dan fotografer profesional yang menginginkan performa sinematik dalam bodi kompak. Setelah lama menanti pembaruan dari FX3, Sony justru menghadirkan FX2 dengan resolusi tinggi dan desain baru yang fokus pada fotografi. Artikel ini membahas spesifikasi, keunggulan, dan target pengguna kamera ini.
Fujifilm kembali menunjukkan inovasinya di dunia fotografi dengan merilis kamera unik bernama Fujifilm X Half (X-HF1). Kamera digital berukuran ringkas ini hadir dengan desain half-frame klasik, menggabungkan nuansa retro yang khas dengan teknologi digital masa kini. Dirancang khusus bagi penggemar estetika analog dan pengguna aktif media sosial, X Half menawarkan tidak hanya spesifikasi yang mumpuni, tetapi juga pengalaman memotret yang unik dan menyenangkan.
Dengan desain retro dan kontrol sentuh, seri awal Fujifilm X-E mendapat banyak penggemar. Namun, saat X-E4 keluar tahun 2021, responsnya terbagi, banyak yang suka desain ringkasnya, tapi sebagian merasa fitur penting dikurangi. Kini, rumor menyebut penerusnya akan segera rilis, dengan harapan memperbaiki kekurangan versi sebelumnya.
Ricoh mengumumkan bahwa mereka tengah mengembangkan GR IV, generasi terbaru dari lini kamera compact dengan lensa tetap yang sudah lama dikenal dan memiliki banyak penggemar. Versi HDF yang dilengkapi filter difusi bawaan juga akan tersedia. Menurut perusahaan, kedua varian kamera ini akan dibekali lensa baru, serta sensor dan prosesor yang juga baru.
Yashica, telah mengumumkan peluncuran dua kamera kompak baru: Yashica City 100 dan City 200. Dilengkapi dengan sensor CMOS 13 MP (tipe 1/3 inch), kamera ini menonjol terutama karena kemampuan zoom-nya: 25,4-76,3 mm untuk City 100 dan 33,8-338 mm untuk City 200.
DJI akhirnya merilis Mavic 4 Pro secara resmi. Drone terbaru ini hadir dengan peningkatan signifikan dibanding pendahulunya, Mavic 3 Pro. Dibekali sistem tiga kamera Hasselblad, gimbal Infinity 360 derajat, serta waktu terbang mencapai 51 menit, Mavic 4 Pro siap memanjakan para penggemar drone. Drone canggih ini menawarkan fitur-fitur kelas atas, termasuk sensor Hasselblad 100MP generasi baru dan dual tele camera dengan sensor CMOS besar.
Insta360 telah merilis Insta360 Ace Pro 2 Xplorer Bundle, paket aksesori terbaru yang dirancang untuk mengoptimalkan pengalaman penggunaan kamera aksi AI 8K unggulannya, khususnya untuk eksplorasi kota dan petualangan luar ruangan. Paket ini mencakup Xplorer Grip Kit dari Tilta, yang memperkaya tampilan dan fungsi kamera dengan Rangka Utilitas berwarna abu-abu gelap dan pegangan yang nyaman, memberikan stabilitas ekstra saat pengambilan gambar secara handheld.
Canon telah mengumumkan lensa telefoto RF 75-300mm f/4-5.6 yang ringan dan terjangkau. Ditujukan untuk pengguna tingkat pemula, lensa zoom RF baru ini memiliki banyak kesamaan, termasuk desain optiknya, dengan lensa Canon EF 75-300mm f/4-5.6 III yang dirilis pada bulan April 1999.
Bisa dibilang, bocoran paling besar mengenai DJI Mavic 4 Pro akhirnya mulai beredar luas di internet. Gambar dari penerus Mavic 3 Pro sudah muncul, lengkap dengan materi promosi serta spesifikasi teknisnya. Setelah beberapa minggu tanpa kabar, info penting soal Mavic 4 Pro kini mencuat dengan cepat. Beberapa hari lalu, Igor Bogdanov membagikan lebih dari selusin foto resmi perangkat tersebut di platform X, termasuk tampilan Modul Seluler 3 dan filter ND fisik milik drone ini.
Insta360 kembali hadir dengan inovasi baru lewat peluncuran Insta360 X5, kamera 360 tercanggih dan terkuat yang pernah mereka buat. Dirancang khusus untuk para kreator yang butuh kualitas gambar terbaik, ketahanan ekstra, dan proses editing cepat berkat teknologi AI. Penasaran? Simak spesifikasi lengkap Insta360 X5 di bawah ini!
Instax mini 41 adalah kamera terbaru Fujifilm yang menggunakan film instax mini yang sangat populer. Diluncurkan pada bulan April 2025, mini 41 menghasilkan cetakan seukuran kartu kredit menggunakan proses analog penuh yang langsung dikeluarkan dan secara bertahap dicetak di depan mata Anda dalam waktu sekitar 90 detik.
Dalam upaya terus menghadirkan inovasi untuk para kreator konten, Canon resmi memperkenalkan kamera terbarunya, PowerShot V1. Dirancang khusus untuk vlogging dan perekaman sehari-hari, PowerShot V1 menawarkan kombinasi antara kualitas gambar profesional, kemudahan penggunaan, dan fitur-fitur modern yang mendukung kebutuhan kreator masa kini.
Canon EOS R50 V adalah versi kamera mirrorless APS-C 24MP yang dirancang khusus untuk vlogging. Desain bodinya diperbarui agar lebih nyaman digunakan saat merekam diri sendiri, meskipun sebagian besar fitur hardware-nya tetap sama dengan model sebelumnya hanya saja, kamera ini tidak dilengkapi jendela bidik dan lampu kilat bawaan.
Diperkenalkan pada 27 Maret 2025, RF 20mm f/1.4L VCM menjadi lensa ultra-wide pertama dalam jajaran lensa prime hybrid Canon yang dirancang untuk kebutuhan foto dan video. Lensa ini mengusung desain yang ramping dan ringan, aperture maksimum f/1.4 yang terang, serta fitur ergonomis yang mendukung kebutuhan videografi selaras dengan karakteristik lensa lain di seri ini.
Fujifilm membuat gebrakan di X-Summit Praha dengan meluncurkan GFX 100RF, kamera medium format dengan lensa tetap yang menggabungkan elemen dari GFX 100 II dan X100 VI. Dengan desain klasik, ukuran ringkas, serta sensor medium format 102 MP dan lensa 35mm f/4, kamera ini menawarkan pengalaman fotografi yang unik. Apakah ini pilihan terbaik untuk fotografer? Simak fitur lengkapnya!
Obsbot Tail 2 hadir sebagai kamera AI tracking terbaru yang menawarkan fitur pelacakan subjek otomatis, resolusi tinggi, dan kemampuan merekam video 4K dengan stabilisasi canggih. Dengan desain yang ringkas dan fleksibel, kamera ini cocok untuk berbagai kebutuhan, mulai dari live streaming, pembuatan video olahraga, hingga konten media sosial yang dinamis.
Nikon Coolpix P1100, yang dirilis pada Februari 2025, menjadi kamera bridge dengan lensa superzoom terpanjang di dunia. Kamera ini menawarkan jangkauan focal length luar biasa, setara dengan 24-3000mm, serta aperture maksimum F2.8 - F8. Berkat teknologi optiknya, lensa ini dilengkapi dengan satu elemen Super ED dan lima elemen ED yang meningkatkan kualitas gambar, serta sistem stabilisasi gambar canggih yang mampu mengurangi guncangan hingga lima stop.
Di IFA tahun ini, XGIMI meluncurkan MoGo 3 Pro, proyektor portabel dengan resolusi Full HD 1080p, ISA 3.0 untuk penyesuaian layar otomatis, serta Google TV untuk akses ribuan aplikasi streaming. Dilengkapi dual speaker Harman Kardon dan baterai tahan lama, MoGo 3 Pro menawarkan hiburan berkualitas di mana saja.
Panasonic Lumix S1R II merupakan model terbaru dan unggulan dalam seri kamera mirrorless full-frame Lumix S dari Panasonic, menggantikan S1R yang pertama kali dirilis pada 2019. Dirancang untuk menangkap detail dengan sangat tinggi, huruf 'R' dalam namanya kemungkinan merujuk pada 'resolusi', kamera ini dilengkapi sensor CMOS full-frame 44,3MP yang baru.
Sigma baru saja merilis lensa 16-300mm f/3.5-6.7 DC OS Contemporary yang kompatibel dengan L-Mount, Sony E-mount, Fujifilm X Mount, dan Canon RF Mount. Lensa serbaguna ini menjadi produk all-in-one pertama dari Sigma dalam beberapa tahun terakhir dan diklaim menawarkan "kualitas optik tanpa kompromi" meskipun memiliki rentang fokus yang luas.
Sigma telah mengumumkan lensa 300-600mm F4 DG OS Sports, yang dirancang khusus untuk aplikasi seperti fotografi olahraga, aksi, dan satwa liar. Secara optik, lensa ini dibangun berdasarkan 28 elemen dalam 21 kelompok. Lensa ini mencakup 6 elemen FLD dan 1 elemen SLD, kaca dispersi anomali, kaca indeks bias tinggi, dan lapisan depan anti air dan minyak.
Sigma resmi meluncurkan kamera Sigma BF, sebuah kamera mirrorless full-frame L-mount dengan sensor 24MP yang mengusung desain minimalis. Kamera ini dilengkapi dengan memori internal sebesar 230GB dan dibanderol seharga $1.999. Sigma BF akan mulai tersedia secara global pada April 2025.
DJI mengumumkan RS 4 Mini, gimbal terbarunya untuk ponsel pintar dan kamera. Gimbal baru ini menjanjikan stabilisasi tingkat profesional dalam bentuk yang kecil dan terjangkau. Selain mendominasi pasar drone, DJI juga menawarkan serangkaian produk lain untuk fotografer dan pembuat film, mulai dari kamera sinema 8K all-in-one Ronin 4D, mikrofon, dan solusi daya. DJI juga telah merambah pasar perangkat pencitraan genggam dengan gimbal yang diberi nama lini Stabilizer Ronin.
DJI baru saja meluncurkan gimbal terbaru untuk smartphone dalam dua varian. Osmo Mobile 7 dirancang sebagai opsi yang lebih ekonomis bagi pengguna umum, sementara Osmo Mobile 7P ditujukan untuk kalangan profesional. Kedua model ini memiliki desain yang ringkas dan ringan, serta dilengkapi fitur buka-tutup satu langkah, kontrol melalui Apple Watch, batang ekstensi bawaan, dan tripod internal, seperti generasi sebelumnya.
Kamera saku PowerShot V1 dari Canon yang dikabarkan dapat memenuhi spesifikasi sensor yang diinginkan dan menjadi yang pertama dari dua PowerShot baru untuk tahun 2025. Saat ini, ada banyak perbincangan mengenai rumor Canon PowerShot V1. Kamera saku baru ini kabarnya akan diluncurkan paling cepat bulan Maret, dan akan menandakan komitmen baru Canon untuk membuat kamera saku yang bisa jadi merupakan langkah cerdas, mengingat kamera saku sedang kembali digemari.
Canon tampaknya tengah menyiapkan varian baru dari EOS R50, yakni Canon EOS R50 V, yang dikabarkan akan lebih berfokus pada kebutuhan videografi. Rumor mengenai kamera ini telah beredar di berbagai sumber sejak awal 2024, dengan klaim bahwa model ini akan memiliki desain berbeda dari EOS R50 standar.
Rumor mengenai peluncuran Canon EOS R7 C, varian sinematik dari EOS R7 dengan sensor APS-C, telah beredar sejak 2022. Namun, informasi terbaru menunjukkan bahwa Canon mungkin telah membatalkan rencana tersebut pada akhir 2022. Meskipun demikian, spekulasi mengenai pengembangan kamera APS-C sinematik oleh Canon masih berlanjut. Simak informasi lengkapnya disini.
Hollyland menghadirkan Cosmo C2, sistem transmisi video nirkabel yang dirancang sesuai dengan standar industri penyiaran dan produksi video profesional. Dilengkapi teknologi hopping frekuensi otomatis dan latensi ultra rendah 33ms, Cosmo C2 memastikan kualitas gambar yang stabil dan bebas gangguan. Perangkat ini menjadi solusi ideal untuk produksi multikamera, siaran langsung, serta berbagai keperluan di industri kreatif.
Lensa terbaru RF 16-28mm f/2.8 IS STM dari Canon dirancang untuk kamera mirrorless full-frame Canon EOS R-series. Lensa ini melengkapi jajaran zoom f/2.8 yang ringkas dan terjangkau. Setelah sebelumnya menghadirkan RF 28-70mm f/2.8 IS STM yang ringan pada bulan September, Canon kini menawarkan RF 16-28mm f/2.8 IS STM ultra-wide. Lensa ini memberikan fotografer dan kreator hybrid bukaan f/2.8 yang cepat dengan sudut pandang lebar, semuanya dalam desain yang kecil dan mudah dibawa.
Fujifilm telah meluncurkan Kamera Instan Hibrida Instax Wide Evo, yang menggabungkan kamera instan Instax dengan printer ponsel pintar dalam satu perangkat. Mengikuti sukses Instax Mini Evo yang dirilis pada 2022, seri Evo mengintegrasikan kamera film instan dengan fitur untuk memilih, membagikan, mengedit, dan menyimpan foto digital dalam satu perangkat.
Pasar gimbal untuk smartphone terus menunjukkan pertumbuhan pesat setiap harinya. Alat ini menjadi solusi praktis bagi para content creator dalam menghasilkan vlog berkualitas. Selain desainnya yang ringkas, gimbal juga dilengkapi dengan beragam fitur canggih. Salah satu produk terbaru di kategori ini adalah Insta360 Flow 2 Pro dari seri Flow. Penasaran dengan spesifikasi dan keunggulan yang ditawarkan oleh Insta360 Flow 2 Pro? Yuk, simak ulasannya!
Drone sering kali identik dengan ukuran besar yang kurang praktis untuk dibawa bepergian. Namun, DJI kembali menghadirkan inovasi luar biasa melalui DJI Flip, drone yang dirancang untuk penggunaan yang mudah dan portabilitas maksimal. Dengan desain yang ringkas dan bobot ringan, sebagaimana dibahas dalam ulasan DJI Flip, perangkat ini menjadi solusi sempurna bagi pengguna yang mencari kepraktisan tanpa harus mengorbankan ruang penyimpanan.






































































































